Sabtu, 19 Desember 2015

GAME EDUKASI DENGAN TIM SEBAGAI PENGAYAAN PENDIDIKAN


Pembelajaran dikatakan baik apabila telah mencapai tujuan. Salah satu tujuan dari pembelajaran yaitu peserta didik dapat meningkatkan potensi yang ada pada dirinya. Peserta didik memerlukan berbagai aneka informasi yang beragam agar mampu memperluas wawasan mereka. Mayoritas proses pembelajaran yang ada pada saat ini hanyalah pembelajaran dengan demonstrasi. Pembelajaran yang demikian kurang mampu mengoptimalkan potensi yang di dalam diri mereka, karena peserta didik akan cenderung merasa jenuh dan bosan sehingga peserta didik kurang mampu menyerap pembelajaran dengan baik. Game Edukasi dengan tim adalah pembelajaran dengan tim yang melibatkan aktivitas seluruh siswa tanpa harus ada perbedaan, melibatkan peran siswa sebagai tutor sebaya dan mengandung unsur permainan dengan game digital yang dirancang untuk pengayaan pendidikan (mendukung pengajaran dan pembelajaran) menggunakan teknologi multimedia interatif.

Pada awal pembelajaran guru menyampaikan materi dan pokok materi game yang akan dibagikan kepada kelompok. Pada saat penyajian kelas ini peserta didik harus benar-benar memperhatikan dan memahami materi yang disampaikan guru, karena akan membantu peserta didik bekerja lebih baik pada saat kerja kelompok dan pada saat permainan karena mempengaruhi skor game. Guru membagi kelas menjadi kelompok-kelompok berdasarkan kriteria kemampuan peserta didik dari ulangan harian sebelumnya, jenis kelamin, etnik dan ras. Dalam belajar kelompok dengan game edukasi ini kegiatan peserta didik adalah memainkan game edukasi bersama kelompok dan mendiskusikan jawaban yang benar sesuai pokok materi yang telah guru sampaikan di awal pembelajaran. Game atau permainan yang diberikan oleh guru adalah game yang relevan dengan materi. Setiap tahap permainan, semua kelompok mendapat skor. Dan skor tersebut dicatat oleh guru. Skor kelompok ini digunakan untuk memberikan penghargaan kepada tim yang menang.

Game Edukasi dengan tim didasari oleh model pembelajaran Team Games Tournamnet (TGT) yang pada awalnya diperkenalkan oleh Johns Hopkins dan dikembangkan lebih lanjut oleh David DeVries dan Keith Edwads. Dimensi dan tujuan dari Team Games Tournament dan game edukasi dengan tim pun hampir sama. Game Edukasi dengan tim memiliki dimensi kegembiraan yang diperoleh dari penggunaan permainan bersama kelompok. Game Edukasi dengan tim memiliki tujuan yaitu sebagai salah satu jalan keluar yang dapat mengatasi permasalahan potensi penghalang keberhasilan pembelajaran. Game Edukasi dengan tim ini apabila diterapkan dalam proses pembelajaran maka tidak hanya membuat peserta didik yang cerdas lebih menonjol dalam pembelajaran, tetapi peserta didik yang berkemampuan akademi lebih rendah juga ikut aktif. Selain itu juga akan menumbuhkan rasa kebersamaan dan saling menghargai sesama anggota kelompoknya. Game Edukasi dengan tim sangat cocok diterapkan di Sekolah Dasar. Namun tidak dipungkiri ada juga kekurangan dari produk ini yaitu menggunakan waktu yang sangat lama karena guru dituntut untuk pandai memilih game edukasi yang sesuai dengan materi dan siswa seringkali lebih focus kepada sisi game-nya dibandingkan dengan bagian materinya. Dalam pengimplementasiannya, Team Educational Game ini masih kurang karena terkendala dengan fasilitas pendukung yang kurang memadai.




Suprihatiningrum, Jamil. (2013). Strategi Pembelajaran. Jogjakarta: Ar-Ruzz Media

Wibisono, Yudi. (2011). Educational Game (Game Edukasi). Diunduh dari https://yudiwbs.wordpress.com//2011/01/02/educational-game-game-edukasi/, pada 15 Juni 2015




0 komentar:

Posting Komentar

 

WARNA PENDIDIKAN Template by Ipietoon Cute Blog Design